Rabu, 23 Januari 2013

Grenade-Bruno Mars


Easy come, easy go
That’s just how you live, oh
Take, take, take it all,
But you never give
Should of known you was trouble from the first kiss, Had your eyes wide open -
Why were they open?
Gave you all I had
And you tossed it in the trash
You tossed it in the trash, you did
To give me all your love is all I ever asked, Cause what you don’t understand is
I’d catch a grenade for ya (yeah, yeah, yeah)
Throw my hand on a blade for ya (yeah, yeah, yeah)
I’d jump in front of a train for ya (yeah, yeah , yeah)
You know I’d do anything for ya (yeah, yeah, yeah) Oh, oh
I would go through all this pain, Take a bullet straight through my brain,
Yes, I would die for ya baby ; But you won’t do the same
No, no, no, no
Black, black, black and blue beat me till I’m numb Tell the devil I said “hey” when you get back to where you’re from
Mad woman, bad woman,
That’s just what you are, yeah,
You’ll smile in my face then rip the breaks out my car
Gave you all I had
And you tossed it in the trash
You tossed it in the trash, yes you did
To give me all your love is all I ever asked Cause what you don’t understand is
I’d catch a grenade for ya (yeah, yeah, yeah)
Throw my hand on a blade for ya (yeah, yeah, yeah)
I’d jump in front of a train for ya (yeah, yeah , yeah)
You know I’d do anything for ya (yeah, yeah, yeah) Oh, oh
I would go through all this pain, Take a bullet straight through my brain,
Yes, I would die for ya baby ; But you won’t do the same
If my body was on fire, ooh You’ d watch me burn down in flames You said you loved me you’re a liar Cause you never, ever, ever did baby…
But darling I’ll still catch a grenade for ya
Throw my hand on a blade for ya (yeah, yeah, yeah)
I’d jump in front of a train for ya (yeah, yeah , yeah)
You know I’d do anything for ya (yeah, yeah, yeah) Oh, oh
I would go through all this pain, Take a bullet straight through my brain,
Yes, I would die for ya baby ; But you won’t do the same.
No, you won’t do the same,
You wouldn’t do the same,
Ooh, you’ll never do the same,
No, no, no, no


Read more: http://lirik-lagu.info/lirik-grenade-bruno-mars/#ixzz2InVkgF9e

Minggu, 13 Januari 2013

chord keyboard

kali ini saya akan posting tentang chord keyboard nih barangkali ada yang mau belajar keyboar apalagi buat pemula belajar keyboard :)

Jumat, 11 Januari 2013

DRAMA :D

Drama ini dibuat oleh sendiri berhubung ada ujian praktek bahasa indonesia jadi drma ini disusun oleh kelompok kami yakni kelompok 4 dari kelas XI IPA1 :) Drama ini juga ada plesetannya sedikit agak alay jugasih biar si penonton tidak jenuh menonton ya maklum lah kelas kami ini orangnya pada humoris :D HaHaHa

langsung saja .. ini adalah naskahnya
dengan tokoh kami sendiri yaitu :
>Ridwan Nurdiansyah K sebagai Mr.Daendels
>Nima Maudina S sebagai Raflesia Arloji Daendels (istri Mr.Daendels)
>Andi Mawardi sebagai Abah (orang Indonesia yang dijajah)
>Kristiana sebagai Ambu (istri abah)
>Melqi Adzima sebagai Pendekar Walang Sangit (pembela negara indonesia)
dengan judul : Walanda Oh Walanda :D


Adegan 1
(di sebuah desa yang sangat damai nan indah hiduplah seorang petani yang sedang menanam padi di sawah dan ambu pun dari kejauhan berteriak sambil membawa makan buat abah )
Ambu : abaaah abaaahh makan dulu sudah siang ambu bawakan makanan kesukaan abah nihh
Abah  : eleuh eleuhh si ambu kenapa teriah teriak begituh malu-maluin sajah
Ambu : abaahh cepetan nih
Abah   : iya ambu sebentar lagi tanggung nih (sambil mencangkul sawah miliknya)
(abah pun menghampiri ambu di saung )
Ambu : ini abah ambu ambilkan makana kesukaan abah pete sama sambel (abah pun memakannya)
Abah  : mmm makanan ambu senak seukali
Ambu : hah ? cius ? miapah ? :D
Abah  : miawooohhh
Ambu : aduh si abah jangan pake kuah bau beud :D
(kemudian Mr.Daendels pun datang bersama istrinya menghampiri mereka)
Mr.Daendels  : permisyi permisyi (logat berbicara agak cadel)
Ambu : mereka bilang apa abah ?
Abah : minta nasi kali ambu
(ambu pun memberi Mr.Daendels sepiring nasi )
Mr.Daendels : what is the maksud ?
Abah : katanya tadi mister minta nasi
Mr.Daendels : no no no maksud saya permisyi (logat cadel)
Abah & Ambu : ooohhh permisi
Mr.Daendels : (sambil melihat pesawahan mereka ) saya lihat sawah kalian bagus sekali dan sangat subur tapi saya bisa membuat lebih dari ini
Abah : benarkah ? tapi bagaimana caranya mister ?
Mr.Daendels : yaaa nanti istri saya yang akan menjelaskannya .. darling tolong jelaskan
Raflesia : (berbicara dengan logat cadel khasnya)perkenal kan perkenalkan nama saya raflesia arloji daendels istri dari mr.daendels.
Ambu : hah delan pedes ?
Raflesia : no no no tapi daendels.
Abah : Daendels ambuuuu ..
Ambu : ohh deandels kirain teh delan pedes ..
Raflesia : oke begini.. saya akan menawarkan kerja sama dengan kalian nanti saya akan kasih modal untuk kalian belikan bibit-bibit unggul yang mahal di pasaran nanti hasilnya kita bagi menjadi dua .. begitukan darling ?
Mr.Daendels : yahh kira-kira begitu .. bagaimana kalian tertarik ?
Abah : bagaimana ambu ?
Ambu : ambu mah terserah abah sajah
Abah : yasudah kami setuju .
Mr.Daendels : oke dan kalian harus mendatangani surat perjanjian ini (sambil memberikan surat)
Raflesia : dan kalian juga harus mematuhi peraturan yang ada di surat itu .. kalian mengerti ?
Abah : yes istri mister (sambil mendatangani surat perjanjian)

Adegan 2
(Mr.Daendels dan istrinya kembali kerumahnya dengan hati yang sangat gembira karena mereka telah berhasil membodohi rakyat indonesia itu)
Mr.Daendels : yeaahh kita berhasil membodohi kita dan sebentar lagi kita akan menjadi kaya darling
Raflesia : yaa rakyat indonesia memang sangat bodoh sekali HaHaHa (sambil ketawa kegirangan)
(mereka pun bersulang atas kemenangan mereka... dan tiba-tiba pendekar walang sangit mendengar pembicaraan mereka )
Pendekar walang sangit : hah apa itu tidak salah ? saya harus segera memberi tahu rakyat indonesia
(lalu pendekar walang sangit pun terjatuh)
Raflesia : apa itu ? jangan-jangan penyusup.darling tolong cek (sambil memberikan pistol kpd Daendels)
Mr.Daendels : (Daendels pun mengeceknya ke pintu sambil membawa pistol) siaapaahh ?
Pendekar walang sangit : kuucinggg
Mr.Daendels : oh kucing yasudahlah .. uppss ko kucing bisa ngomong yah ?
Pendekar walang sangit : meongg meongg meongg

Adegan 3
(pendekar walang sangit pun segera memberitahu kepada abah dan ambu setiba di rumah merekaa .....)
Pendekar walang sangit : assalamualaikummm
Abah & ambu : wa'alaikum salam .. siapa kamu  ?
Pendekar walang sangit : saya pendekar walang sangit
Ambu : hah pendekar walang sangit ? seperti hama tanaman kita saja ya bah (sambil menengok ke abah )
duduk duduk .. ada perlu apa kamu ke sini ?
Pendekar walang sangit : (kemudian duduk) saya lihat tadi ada kompeni yang datang ke rumah ini .. apa yang mereka lakukan ?
Ambu : oh iya tadi si mister menawarkan kerjasama dengan kami dan nanti kita akan bagi hasil dengan mereka
Pendekar walang sangit : hah apa kalian tidak salah ? mereka itu hanya memanfaatkan kalian sajah , dan mereka juga akan mengambil harta kalian juga
Ambu : kamu ini ngomong apaan sih ? sudah jangan ikut campur dengan urusan kami kamu itu tidak tahu apa-apa mendingan kamu pergi saja dari sini dasar walang sangit hama tanaman
Pendekar walang sangit : baiklah lihat saja kalian akan menyesal

Adegan 4
(musim panen pun tiba abah dan ambu pun segera memberikan hasil panenya kepada si Mr.daendels dan sesampai di rumahnya.......)
Abah & ambu : asalamualikuuuummm mister ooh mister (gaya upin ipin :D)
(Daendels dan Raflesia pun hanya diam dengan wajah judesnya)
Abah : mister ini hasil panen kita (sambil menumpahkan uang yang tadinya ada dalam kantong kresek)
Mr.Daendels : wawwww kita kaya darling (tanpa menghiraukan petani itu sambil memberkan uang itu kepada istrinya )
Rflesia : waaahh banyak sekali (sambil tertawa kegiragan melihat banyak uang )
Ambu : bagian kami mana ?
Rflesia : what ? bagian you ? nih bagian mu (sambil memberikan uang lembar per lembar ke jidat mereka )
Ambu : apa ini tidak salah ? ini tidak sesuai dengan yang ada di dalam surat perjanjian itu
Mr.Daendels : I don't care saya tidak peduli (sambil duduk tumpang kaki dengan menghisap rokok di mulutnya)
Ambu : kamu sungguh kejam ,kamu serakah,kamu mengambil harta kami kamuuu..
(kemudian Daendels pun memotong pembicaraan karena kesal dengan mennodongkan pistol ke kepala petani itu sedangkan raflesia menjambak rambut istri petani itu )
Raflesia & Daendels : dan sekarang kalian pergi dari sini ( sambil menjatuhkan petani itu ke lantai)

Adegan 5
(si petani pun pulang ke rumahnya sambil merengek-rengek kemudian pendekar walang sangit pun datang)
 Pendekar walang sangit : kenapa kalian ?
Abah : belanda ituuuuu (masih sambil merengek )
Pendekar walang sangit : ada apa dengan belanda ?
Ambu : mereka mengambil hasil bagian kami mereka itu sangat serakah dan jahat (sambil menangis)
Pendekar walang sangit : saya bilang juga apa kalian tidak percaya sama omonganku sekarang kan sudah terjadi harus bagaimana lagi ? nasi sudah menjadi encer..
Ambu : (masih sambil menangis) maaf kami sudah tidak percaya pada omongan mu andai saja waktu itu kami mendengarkan omonganmu mungkin kami tidak akan menderita seperti ini ..
Pendekar walang sangit : sudahh sudaaaaaaaaahhh (sambil marah karena geli mendengar rengekan mereka)
Ambu : lalu harus bagaimana kita ?
Pendekar walang sangit : bagai mana kalau kitaaaaa .....
(Daendels danraflesia pun datang dengan memotong pembicaraan mereka)
Mr.Daendels : tunduk kaliann .. mulai sekarang kalian menjadi budak budak kami dan kalian juga harus patuh kepada kami kalau tidak kami akan hukum kalian semua .. dan kalian juga serahkan harta kalian miliki semuanya sekarang !
(petani dan pendekar pun menyerahkan hartanya kepada kompeni itu )
Raflesia : kalian juga tidak boleh pakai pakaian itu lagi dan pakailah ini (sambil melemparkan baju karung goni )
(mereka pun segera memakai baju karung goni itu)
Mr.Daendels : mulai sekarang kalian saya perintahkan membuat jalan dari beledug saaammpaai tanah abang (sambil pasang kaki gaya kuda-kuda)

Adegan 6
(rakyat indonesia pun membuat jalan dari beledug sampai tanah abang dan kemudian Raflesia pun datang menghampiri mereka dengan membawa jatah kerupuk miskin 3 bungkus untuk seminggu)
Raflesia : tuduk kalian berkumpulah menghadapku ...ini jatah kalian kerupuk miskin untuuukk seminggu (sambil melemparkan kerupuk itu)
Ambu : apa ini tidak salah ? kamu mau membunuh kami secara perlahan hah ?
(Raflesia pun tidak menghiraukannya kemudian langung pergi akan tetapi mereka menarik baju raflesia)
Raflesia : kalian berani sama saya ? dasar budak-budak bau
Abah,ambu &pendekar walang sangit : terus kita harus bilang wow gtu ?
Raflesia : kalian itu kamseupay iuwwhh (lngsung pergi meninggalkan mereka)

Adegan 7
Ambu : bagaimana ini ? kita tidak boleh terusterusan seperti ini ! kucel bau ihh ...
Pendekar walang sangit : iyah kita tidak boleh diam saja kita harus menyerang mereka
Abah : yah benar sekali kita harus melawan mereka ? kau lupa mereka mempunyai senjata buat membunuh kita kapan saja sedangkan kita punya kayu bakar itu juga buat memasak
Pendekar walang sangit : mmmmm bagaimana kalau kita membuat sebuah sebakan
Ambu : hah jebakan ? jebakan apa ? (dengan gaya chibi-chibi)
Abah : dan bagaimana caranya ? (dengan gaya chibi-chibi juga)
Pemdekar walang sangiit : bagaimana kalau kita membuat senapan buatan buat mancing koloni itu keluar dari kandangnya
Ambu : tapi membuat senapan buatan itu bagaimana ?
Pendekar walang sangit : mmmm kalian punya plastik tidak ?
Ambu : kalau tidak salah ada bekas membuat kolak .. tolong ambilkan bah ke belakang
Abah : (membawa plastik ke belakang kemudian diberikan kepada walang sangit)
Pendekar walang sangit : sekarang kalian tiup plastik-plastik ini
(abah dan ambu pun meniuo plastik itu sambil kelelahan
Ambu : tapi buat apa plastik-plastik ini ?
Pendekar walang sangit : ini yang saya bilang senapan buatan itu .. kalain diam diam saja dulu jangan berisik kalian siap ... dan 1 2 3 dooooorrrrr (mereka pun kaget dengan sura plastik itu)
Ambu : yah betul sekali dengan ini kita akan memancing koloni itu keluar dari markasnya..

Adegan 8
(perang pun sudah tiba dan rakyat indonesia telah mempersiapkannya dan senapan buatan itu di bunyikan dan koloni pun keluar dari markasnya )
Mr.Daendels : apa itu ? suaranya dari ladang persawahan ... darling ayo kita cek ke ladang dan tolong ambilkan senjata !
Raflesia : (membawakan senjata untuk Daendels)
(Daendels dan Raflesia pun tiba di ladang dan mereka agak keheranan )
Pendekar walang sangit : dimana mereka ?
Ambu : mereka berada dalam keadaan `0` derajat masih jauh
Pendekar walang sangit : yasudah kalian tidur saja dulu nanti saya bangunkan
(abah dan ambu pun ketiduran ,,daendels pun menjadi lebih dekat)
Pendekar walang sangit : bangun banagun coba lihat keberadaan mereka sudah dekat kalian siap ?
Abah & ambu : yah kami siap (lalu bangun dari tiarap )
Abah,ambu& pendekar : seraaaaaaaaaaaaaannggggggggggggggggggggggg

(perang pun dimulai dan akhirnya rakyat indonesia menang dalam perang ini dan kemudian Daendels pun meninggal dan Raflesia kini hanya sendiri dan pulang ke tempat asalnya Belanda dan akhirnya sampai sekarang Indonesia MERDEKA )


itulah drama buatan kelompok kami semoga terhibur dan bermanfaat :)

Selasa, 08 Januari 2013

Citra - Everybody Knew

[intro] DMaj7 Em7 DMaj7 Em7 A 

  DMaj7 
ketika ku lihat kau bersama dia 
        Em7 
tak ada penyesalan dalam hidupku 
    F#m7                  Bm 
dan apa yang ku rasakan saat ini 
        G                     A 
seperti dahulu ku tak mengenalmu 

  DMaj7 
ketika ku lihat kau bersama dia 
        Em7 
tak ada lagi hasrat dalam hidupku 
  F#m7                  Bm 
kepada dirimu yang dulu tercinta 
        G                     A 
tak ada lagi kenangan, takkan lagi harapan 

[chorus] 
          DMaj7 
everybody knew you`re a liar 
          Em7           A 
everybody knew you`re a player 
          F#m7        Bm 
everybody knew you`re never serious 
 G 
with your love at me 
       A 
and i tell you once again baby 

[int] DMaj7 Em7 A 

  DMaj7 
ketika ku lihat kau bersama dia 
        Em7 
tak ada penyesalan dalam hidupku 
    F#m7                  Bm 
dan apa yang ku rasakan saat ini 
        G                     A 
seperti dahulu ku tak mengenalmu 

[chorus] 
          DMaj7 
everybody knew you`re a liar 
          Em7           A 
everybody knew you`re a player 
          F#m7        Bm 
everybody knew you`re never serious 
 G 
with your love at me 
       A 
and i tell you once again baby 

[solo] DMaj7 Em7 A F#m Bm G A B 
  
[chorus] 
          EMaj7 
everybody knew you`re a liar 
          F#m7           B 
everybody knew you`re a player 
          G#m7        C#m 
everybody knew you`re never serious 
 A 
with your love at me 
       B 
and i tell you once again baby 

          EMaj7 
everybody knew you`re a liar 
          F#m7           B 
everybody knew you`re a player 
          G#m7        C#m 
everybody knew you`re never serious 
 A 
with your love at me 
       B 
and i tell you once again baby 
        A 
serious with your love at me 
       B 
and i tell you once again oh baby 

[outro] EMaj7

Minggu, 06 Januari 2013

Macam-macam motif geometris

hai temen2 semua kali ini saya mau berbagi pengalaman saya lagi nih tapi temanya beda yaa ...
temanya tentang menggambar motif geometris .. bagi temen2 kelas XI ipa barangkali membutuhkan sketsa gambarnya buat contoh yuk mari kita coba samasama :)

inilah hasil karya saya dan teman2 XI ipa1.
selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)



























Sabtu, 05 Januari 2013

CARA MENGHILANGKAN JERAWAT SECARA ALAMI



Berikut adalah beberapa bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk mengobati jerawat:
  • Putih Telur
Caranya: Pisahkan kuning telur dan ambil putih telurnya saja. Kocok sebentar lalu oleskan ke wajah dan diamkan selama 15 menit. Putih telur ini akan membantu mengurangi minyak di wajah yang seringkali menyebabkan timbulnya jerawat.
  • Pasta Gigi
Caranya: Caranya hampir sama denga kedua cara di atas. Oleskan pasta gigi ke jerawat dan bagian lain di sekitar jerawat tersebut sebelum tidur. Biarkan semalaman/sampai pagi kemudian bilas dengan air bersih.
  • Bawang Putih
Ada dua pilihan dalam menggunakan bawang putih untukmenghilangkan jerawat. Pertama dengan menumbuk dua atau lebih bawang putih hingga cukup halus lalu dioleskan ke bagian wajah yang berjerawat. Diamkan selama 10 menit lalu bilas. Sedangkan cara kedua adalah dengan memakan satu atau lebih bawang putih setiap hari. Banyak yang mengatakan kedua cara ini cukup efekktif, namun bagi kalian yang tidak menyukai bau bawang putih mungkin lebih baik menempuh cara yang lain. Jangan khawatir masih banyak cara alami lainnya yang akan saya jelaskan di bawah ini.
  • Jeruk Nipis + Air Mawar
jeruk nipis dan buah-buah sebangsanya mengandung citric acid yang sangat kaya, dimana citric acid ini sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit yang mati yang bisa menyebabkan jerawat. Caranya yaitu dengan mencampurkan jus/perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Penerapan terapi ini secara rutin dan konsisten selama 15 hari akan memberikan hasil yang cukup luar biasa
  • Tomat
Buah yang satu ini selain bagus untuk kesehatan mata juga cukup efektif menghilangkan komedo hitam(blackheads). Yang pertama harus dilakukan adalah mengiris tomat menjadi dua lalu oleskan ke seluruh wajah yang berjerawat dan biarkan selama 15 menit – 1 jam kemudian bilas.
Nah begitulah baraya, baraya Inilah Garut dapat mencoba tips diatas untuk mengobati jerawat secara alami dan tradisional yang tentunya bebas dari bahaya bahan kimia dan ultra violet. Mudah-mudahan tips kesehatan kali ini dapat membantu krisis PD baraya.

CARA MEMBUAT TEKS MENGIKUTI KURSOR DI BLOG

kali ini saya mau bahas tentang cara membuat teks mengikuti arah kursor.
langsung saja yaa mari kita coba bersama-sama khususnya para pengguna blogspot .


1. Login akun Blogger
2. Masuk menu Rancangan
3. Pilih Eleman Laman kemudian tambahkan gadget
4. Pilih HTML/JavaScript
5. Masukkan kode script di bawah ini

<style type="text/css">
    /* Circle Text Styles */
    #outerCircleText {
    /* Optional - DO NOT SET FONT-SIZE HERE, SET IT IN THE SCRIPT */
    font-style: italic;
    font-weight: bold;
    font-family: 'comic sans ms';
    color: #000000;
    /* End Optional */


    /* Start Required - Do Not Edit */
    position: absolute;top: 0;left: 0;z-index: 3000;cursor: default;}
    #outerCircleText div {position: relative;}
    #outerCircleText div div {position: absolute;top: 0;left: 0;text-align: center;}
    /* End Required */
    /* End Circle Text Styles */
    </style>


    <script type="text/javascript">
    /* Circling text trail- Tim Tilton
    Website: http://www.tempermedia.com/
    Visit: http://www.dynamicdrive.com/ for Original Source and tons of scripts
    Modified Here for more flexibility and modern browser support
    Modifications as first seen in http://www.dynamicdrive.com/forums/
    username:jscheuer1 - This notice must remain for legal use
    */


    ;(function(){


    // Your message here (QUOTED STRING)
    var msg = "Tutorial Blog";


    /* THE REST OF THE EDITABLE VALUES BELOW ARE ALL UNQUOTED NUMBERS */


    // Set font's style size for calculating dimensions
    // Set to number of desired pixels font size (decimal and negative numbers not allowed)
    var size = 24;


    // Set both to 1 for plain circle, set one of them to 2 for oval
    // Other numbers & decimals can have interesting effects, keep these low (0 to 3)
    var circleY = 0.75; var circleX = 2;


    // The larger this divisor, the smaller the spaces between letters
    // (decimals allowed, not negative numbers)
    var letter_spacing = 5;


    // The larger this multiplier, the bigger the circle/oval
    // (decimals allowed, not negative numbers, some rounding is applied)
    var diameter = 10;


    // Rotation speed, set it negative if you want it to spin clockwise (decimals allowed)
    var rotation = 0.4;


    // This is not the rotation speed, its the reaction speed, keep low!
    // Set this to 1 or a decimal less than one (decimals allowed, not negative numbers)
    var speed = 0.3;


    ////////////////////// Stop Editing //////////////////////


    if (!window.addEventListener && !window.attachEvent || !document.createElement) return;


    msg = msg.split('');
    var n = msg.length - 1, a = Math.round(size * diameter * 0.208333), currStep = 20,
    ymouse = a * circleY + 20, xmouse = a * circleX + 20, y = [], x = [], Y = [], X = [],
    o = document.createElement('div'), oi = document.createElement('div'),
    b = document.compatMode && document.compatMode != "BackCompat"? document.documentElement : document.body,


    mouse = function(e){
    e = e || window.event;
    ymouse = !isNaN(e.pageY)? e.pageY : e.clientY; // y-position
    xmouse = !isNaN(e.pageX)? e.pageX : e.clientX; // x-position
    },


    makecircle = function(){ // rotation/positioning
    if(init.nopy){
    o.style.top = (b || document.body).scrollTop + 'px';
    o.style.left = (b || document.body).scrollLeft + 'px';
    };
    currStep -= rotation;
    for (var d, i = n; i > -1; --i){ // makes the circle
    d = document.getElementById('iemsg' + i).style;
    d.top = Math.round(y[i] + a * Math.sin((currStep + i) / letter_spacing) * circleY - 15) + 'px';
    d.left = Math.round(x[i] + a * Math.cos((currStep + i) / letter_spacing) * circleX) + 'px';
    };
    },


    drag = function(){ // makes the resistance
    y[0] = Y[0] += (ymouse - Y[0]) * speed;
    x[0] = X[0] += (xmouse - 20 - X[0]) * speed;
    for (var i = n; i > 0; --i){
    y[i] = Y[i] += (y[i-1] - Y[i]) * speed;
    x[i] = X[i] += (x[i-1] - X[i]) * speed;
    };
    makecircle();
    },


    init = function(){ // appends message divs, & sets initial values for positioning arrays
    if(!isNaN(window.pageYOffset)){
    ymouse += window.pageYOffset;
    xmouse += window.pageXOffset;
    } else init.nopy = true;
    for (var d, i = n; i > -1; --i){
    d = document.createElement('div'); d.id = 'iemsg' + i;
    d.style.height = d.style.width = a + 'px';
    d.appendChild(document.createTextNode(msg[i]));
    oi.appendChild(d); y[i] = x[i] = Y[i] = X[i] = 0;
    };
    o.appendChild(oi); document.body.appendChild(o);
    setInterval(drag, 25);
    },


    ascroll = function(){
    ymouse += window.pageYOffset;
    xmouse += window.pageXOffset;
    window.removeEventListener('scroll', ascroll, false);
    };


    o.id = 'outerCircleText'; o.style.fontSize = size + 'px';


    if (window.addEventListener){
    window.addEventListener('load', init, false);
    document.addEventListener('mouseover', mouse, false);
    document.addEventListener('mousemove', mouse, false);
    if (/Apple/.test(navigator.vendor))
    window.addEventListener('scroll', ascroll, false);
    }
    else if (window.attachEvent){
    window.attachEvent('onload', init);
    document.attachEvent('onmousemove', mouse);
    };


    })();
    </script>


6. Simpan

Selesai, sekarang kursor akan diikuti dengan teks,
* Yang berwarna orange, berturut-turut adalah kode warna dan teks yang diinginkan
** Yang berwarna hijau ukuran huruf, jarak spasi, besar lingkaran yang dibentuk, kecepatan berputar, dan kecepatan mengikuti gerak mouse

^RAGAM MAKET^

permisi akang-akang eteh-eteh saya mau bagi pengalaman nih barangkali akang-akang eteh-eteh pada butuh sketsa atau gambaran maket, apalagi buat akang atau eteh yang masih duduk di kelas XI barangkali butuh buat tugas :). sketsa maket buatan kami ini memang tidak sehandal para pembuat maket aslinya yaa wajar lah kami baru saja bikin buat nilai ujian praktek smester 1 ini semoga bermanfaat :)


"LAMPU PAJANG"
Karya : Melqi Adzima



"RUMAH"
Karya : Ridwan N.K ,Rikky M. Saepullah ,Febri W.W , & Andi Mawardi



"KOMPUTER"
Karya : Irfan Syafarela




"ALAT-ALAT BAND"
Karya : Tenia Rosalina , Hilmi Lutfiansyah , Fery Ardiyanto k , Pebri Rudiyat , Roni Kurniawan



"RUMAH"
Karya : Nima Maudina S & Suhartini



"MASJID"
Karya : Indri Alfiani , Dian Malasari , Leni Astrian & Nursintya


"RUMAH"
Karya : Kristiana , Eka dewi , Erdelina Fitrianisa

Kamis, 03 Januari 2013

LIRIK LAGU MUHASABAH CINTA DENGAN CORD


Muhasabah cinta

Penyanyi | Edcoustic Feat Trisoultan
Lagu/Lirik | Deden Supriadi
Album | Sepotong Episode (2008)
Dm A D Gm
Wahai Pemilik nyawaku betapa lemah diriku ini
C F Gm A
Berat ujian dari-Mu kupasrahkan semua pada-Mu
Dm A D Gm
Tuhan baru kusadar indah nikmat sehat itu
C F Gm A Dm
Tak pandai aku bersyukur kini kuharapkan cinta-Mu
Reff:
Gm C
Kata-kata cinta terucap indah
F A#
Mengalir berdzikir dikidung doaku
Gm A Dm D
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Gm C
Butir-butir cinta air mataku
F A#
Teringat semua yang Kau beri untukku
Gm A A# A
Ampuni khilaf dan salah selama ini ya ilahi..
Dm
Muhasabah cintaku
Dm A D Gm
Tuhan kuatkan aku lindungiku dari putus asa
C F Gm A Dm
Jika kuharus mati pertemukan aku dengan-Mu